Srumbung (27/9) — Muslimat dan Fatayat Ranting Banyuadem bekerja sama dengan Penyuluh Agama Islam KUA Srumbung menyelenggarakan Pelatihan Perawatan Jenazah pada Jumat, 26 September 2025, bertempat di Aula MI Ma’arif Banyuadem.
Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta dari kader Muslimat dan Fatayat setempat. Acara diawali dengan pembukaan, tahlil, sambutan Ketua Muslimat Ranting, lalu dilanjutkan dengan pemaparan materi serta praktik langsung tata cara perawatan jenazah. Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.
Ketua Muslimat Ranting Banyuadem, Muslimah, menyatakan kegiatan ini sangat penting sebagai bekal kemandirian kader perempuan.
“Kami menyambut baik Program SITAMAS dari KUA Srumbung. Kegiatan ini membekali kader agar bisa merawat jenazah, terutama perempuan, sehingga tidak selalu bergantung pada modin atau orang lain yang bukan muhrim,” ujarnya.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Program SITAMAS (Silaturahmi Masjid dan Majelis Taklim), sebuah inisiatif layanan keagamaan dari Penyuluh Agama Islam KUA Srumbung.
Siti Latifah, Penyuluh Agama Islam KUA Srumbung, menegaskan bahwa peran KUA lebih luas dari sekadar urusan pernikahan.
“Layanan KUA tidak sebatas pernikahan, tapi juga pembinaan keagamaan bagi masyarakat. Termasuk pelatihan perawatan jenazah seperti hari ini yang menjadi kebutuhan nyata di tengah masyarakat,” jelasnya.
Dalam pelatihan ini, para penyuluh membagi materi sesuai bidangnya,Siti Latifah menyampaikan materi tentang tata cara memandikan jenazah,Martini tentang tata cara mengkafani jenazah dan M. Najib Aulia Zaman menyampaikan tentang tata cara menyolati jenazah.
Yang menarik, selain teori, peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung sehingga bisa menguasai keterampilan dasar perawatan jenazah dengan lebih baik. Antusiasme peserta tampak dari keaktifan mereka mencoba setiap tahap yang diajarkan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menguatkan kapasitas kader Muslimat dan Fatayat di bidang layanan sosial-keagamaan, sekaligus mempertegas komitmen KUA Srumbung menghadirkan layanan keagamaan yang dekat dengan masyarakat.
Kontributor dan editor: M.Najib
Dokumentasi : Martini


Tidak ada komentar:
Posting Komentar