SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI,MEDIA INFORMASI DAN PUBLIKASI KUA SRUMBUNG,TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANYA

Selasa, 16 September 2025

PENYULUH KUA SRUMBUNG DAMPINGI KELOMPOK RENTAN PENERIMA PKH

 


Srumbung (16/9/25) — Penyuluh Agama Islam KUA Srumbung bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Srumbung menggelar kegiatan pendampingan bagi kelompok rentan di Dusun Krageman, Desa Kradenan, dan Dusun Dermo, Desa Bringin, pada 15–16 September 2025.

Kegiatan ini diikuti sekitar 20 peserta di tiap lokasi, seluruhnya merupakan penerima manfaat PKH. Acara berlangsung dengan penuh semangat, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKH, dilanjutkan pengarahan dari pendamping PKH serta motivasi keagamaan dari penyuluh agama KUA.

Siti Latifah, salah satu penyuluh KUA Srumbung, mengingatkan peserta agar mensyukuri nikmat Allah, termasuk bantuan yang diberikan pemerintah.

“Bukan dinilai dari nominalnya, tapi dari keberkahannya. Harapannya, bantuan PKH ini bisa menjadi motivasi untuk bangkit menuju keluarga yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Senada dengan itu, penyuluh KUA lainnya, M. Najib Aulia Zaman, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mendampingi kelompok rentan.

“Selama ini KUA hanya dipahami sebatas urusan pernikahan, padahal ada banyak layanan keagamaan seperti pembinaan majelis taklim, wakaf, kemasjidan, haji, dan lainnya. Kehadiran kami di sini juga untuk sosialisasi layanan tersebut,” jelasnya.

Pendamping PKH Srumbung, Pebri Wiyono dan Udi Nuri Astuti, menyambut baik kehadiran penyuluh agama.

“Sinergi ini penting, karena masyarakat tidak hanya butuh penguatan materi, tetapi juga asupan ruhani. Kehadiran penyuluh menjadi tambahan pengetahuan berharga khususnya di bidang agama,” katanya.

Antusiasme peserta terlihat dari sambutan hangat dan harapan agar penyuluh KUA bisa hadir secara rutin dalam pertemuan mereka. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan ekonomi dan spiritual dapat berjalan seiring dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

 


Kontributor dan Editor : M.Najib

Dokumentasi            : Siti Latifah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar