Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Bimas Islam Kemenag Kab. Magelang, Fauzi Nurhadi, serta Ketua Pokjaluh Kab. Magelang, Atok Rahman Hakim, yang masing-masing menyampaikan sambutan dan pengarahan strategis.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pokjaluh yang menekankan pentingnya perencanaan kerja yang mengarah pada pengembangan prestasi penyuluh ke depan.
“Saat ini kita sudah memiliki sembilan spesialisasi bidang penyuluhan. Harapannya, tiap spesialisasi ini nantinya mampu menghasilkan perwakilan dalam ajang bergengsi seperti PAI Award,” ujar Atok Rahman Hakim.
Atok juga mengajak seluruh penyuluh untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai instansi, demi memperkuat dampak keberadaan penyuluh di tengah masyarakat.
“Penyuluh tidak bisa berjalan sendiri. Peran stakeholder sangat penting, dan kolaborasi dengan dinas terkait perlu dimaksimalkan,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kasi Bimas Islam Fauzi Nurhadi menegaskan bahwa rapat kerja bukan hanya ajang formalitas, tetapi harus menghasilkan dampak riil.
“Raker tidak cukup hanya menghasilkan dokumen program kerja, tapi harus membawa perubahan positif bagi diri, komunitas, dan masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penyusunan program kerja harus merujuk pada Astaprotas, yakni delapan program prioritas Kementerian Agama, serta dilakukan dengan penuh kesadaran dan keseriusan.
“Penyuluh harus menyusun program berdasarkan Astaprotas. Raker ini bukan seremonial, tapi momentum strategis yang butuh kesungguhan,” tegas Fauzi.
Dalam pelaksanaannya, Raker dibagi menjadi tiga komisi, yaitu komisi 1. Pemberdayaan SDM dan Literasii, komisi 2. Pemberdayaan Umat dan Budaya Islam, komisi 3. Lintas Sektoral dan Media.
Setiap komisi mendiskusikan program strategis sesuai bidangnya, lalu memaparkan hasilnya dalam pleno. Salah satu poin penting hasil pleno adalah rencana pengumpulan seluruh penyuluh agama Islam se-Kabupaten Magelang (sebanyak 76 orang) guna menjaring potensi peserta PAI Award, ajang penghargaan bergengsi bagi para penyuluh agama berprestasi.(Njb)
Kontributor,editor : M.Najib Aulia Zaman

Tidak ada komentar:
Posting Komentar