Srumbung, 18 Juli 2025 — Sebagai bagian dari kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para siswa baru di SMP Trisula Srumbung dan SMA Ma'arif Srumbung mendapat pembinaan karakter Islami melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang digelar pada Jumat, 18 Juli 2025. Kegiatan ini menghadirkan M. Najib Aulia Zaman, Penyuluh Agama Islam KUA Srumbung, sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk “Jadilah Versi Terbaikmu”.
Pembinaan ini dilaksanakan secara terpisah di dua lokasi, yakni Aula SMP Trisula dan Aula SMA Ma'arif, namun dengan substansi dan pendekatan yang sama: membekali para pelajar dengan semangat menjadi pribadi unggul yang berakhlak Islami. Kegiatan berlangsung interaktif, hangat, dan diwarnai dengan permainan edukatif yang disesuaikan dengan usia peserta.
“Kita ingin membentuk pelajar yang bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat akhlaknya. Jadilah versi terbaik dirimu, bukan salinan orang lain,” pesan M. Najib Aulia Zaman di hadapan para siswa.
Kepala SMP Trisula Srumbung, Erni Kholifaturofiah, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menilai, materi yang dibawakan sangat relevan dan dibutuhkan oleh para siswa di tengah arus pengaruh budaya populer.
“Pembinaan seperti ini sangat penting, apalagi saat MPLS. Kita tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tapi juga menanamkan nilai-nilai karakter sejak awal. Antusias siswa juga sangat luar biasa,” ungkap Erni.
Hal menarik muncul saat sesi tanya jawab. Saat peserta ditanya tentang tokoh inspiratif mereka, banyak siswa menyebut nama-nama artis, penyanyi, atau tokoh sinetron, dengan alasan ketampanan, kecantikan, atau popularitasnya. Bahkan, tidak satu pun siswa SMP menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh panutan. Di tingkat SMA, hanya dua siswa yang menyebut nama Rasulullah.
Fakta ini menjadi sorotan tersendiri bagi para pendidik. Menurut Najib, ini menjadi alarm keprihatinan yang harus disikapi dengan lebih banyak kegiatan yang mendekatkan remaja pada sosok teladan sejati dalam Islam.
“Kalau remaja kita lebih mengenal selebritas ketimbang Rasulullah, maka tugas kitalah sebagai orang dewasa untuk menghadirkan figur nabi dalam keseharian mereka. Lewat cerita, pembinaan, dan contoh nyata,” tegas Najib.
Pihak sekolah dan KUA Srumbung sepakat bahwa kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya saat MPLS. Ke depan, program serupa akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan materi-materi berbeda yang disampaikan oleh penyuluh agama.(Njb)
Kontributor,Editor : M.Najib Aulia Zaman

Tidak ada komentar:
Posting Komentar