SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI,MEDIA INFORMASI DAN PUBLIKASI KUA SRUMBUNG,TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANYA

Sabtu, 26 Juli 2025

KUA SRUMBUNG GELAR PEMBINAAN MUALAF LENGKAP DENGAN CEK KESEHATAN GRATIS


Srumbung (26/7/2025) - Upaya membina para mualaf tak hanya sebatas aspek spiritual semata. Hal inilah yang tampak dalam kegiatan Pembinaan Mualaf Kecamatan Srumbung yang digelar pada Jumat, 25 Juli 2025 di Warung Makan WSL, Polengan Srumbung. Sebanyak 15 orang jamaah mualaf hadir dalam kegiatan yang dikemas hangat, sehat, dan penuh makna ini.

Acara dimulai dengan layanan cek kesehatan gratis oleh Penyuluh Agama Islam Martini yang kebetulan juga memiliki peminatan di bidang kesehatan, cek kesehatan mencakup pengecekan tekanan darah, asam urat, gula darah, hingga kolesterol. Setelah itu, sesi dilanjutkan dengan kajian fikih keseharian yang disampaikan oleh penyuluh M. Najib Aulia Zaman.

Menurut Martini, pendekatan pembinaan mualaf harus bersifat menyeluruh. “Kesehatan ruhani tentu sangat penting, tapi tidak bisa dilepaskan dari kesehatan jasmani. Cek kesehatan ini adalah bentuk kepedulian kami agar para mualaf juga semakin sadar akan pentingnya menjaga tubuh sebagai amanah dari Allah,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sesi kajian, M. Najib Aulia Zaman mengangkat tema “Taharah sebagai Dasar Sahnya Ibadah”, yang menekankan pentingnya bersuci sebagai fondasi utama dalam beribadah. “Kalau taharah tidak sah, maka ibadah seperti salat pun bisa menjadi tidak sah. Maka, kita mulai dari dasar, kita kuatkan dari akarnya,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi menarik karena tidak seperti yang biasa diadakan di Aula KUA Kecamatan Srumbung, kali ini bertempat di warung makan sebagai bentuk variasi tempat dan suasana. “Kami ingin kegiatan ini tetap berjalan rutin setiap Jumat, dengan sesekali berpindah tempat agar tidak monoton dan lebih nyaman,” jelas Martini.
Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pembinaan mualaf tidak melulu soal dakwah, tetapi juga soal perhatian dan pemberdayaan, yang menyentuh seluruh dimensi kehidupan seorang muslim baru.




Kontributor : Martini
Editor : M.Najib Aulia Zaman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar