SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI,MEDIA INFORMASI DAN PUBLIKASI KUA SRUMBUNG,TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANYA

Jumat, 10 April 2026

DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI, KEMENAG MAGELANG EVALUASI PROGRAM PEU DI SRUMBUNG

 

Pemberdayaan Ekonomi Umat

Srumbung, 8 April 2026 — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srumbung menggelar Rapat Koordinasi Pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) dan Kampung Zakat pada Rabu (8/4) di Aula KUA Srumbung. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Magelang, penyuluh agama Islam, serta para penerima manfaat program.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, H. Dr. Hanif Hanani, Kasi Garazawa Kemenag Kabupaten Magelang Nurkholik, Kepala KUA Srumbung Arqom Irawanto, delapan pegawai KUA Srumbung, serta sepuluh penerima manfaat program PEU.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan program sekaligus memperkuat pendampingan terhadap pelaku usaha mustahiq agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi yang tidak menentu.

Dalam sambutannya, Kasi Garazawa Kemenag Kabupaten Magelang, Nurkholik, menyampaikan bahwa program Pemberdayaan Ekonomi Umat hingga saat ini masih berjalan dengan baik dan menunjukkan progres positif. “Secara umum program ini tetap eksis dan mengalami kemajuan. Ke depan, kami berharap ada peningkatan alokasi anggaran serta penambahan jumlah penerima manfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Magelang, H. Dr. Hanif Hanani, memberikan motivasi kepada para penerima manfaat agar terus berupaya mengembangkan usaha. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan stimulus untuk mendorong kemandirian ekonomi. “Harapannya, para mustahiq ke depan dapat naik kelas menjadi muzakki. Ini adalah proses yang harus dijalani dengan kesungguhan dan ketekunan,” tuturnya.

Menariknya, dalam sesi dialog, Kepala Kantor Kemenag secara langsung menanyai satu per satu pelaku usaha terkait perkembangan usaha serta kendala yang dihadapi. Dari hasil diskusi tersebut, terungkap bahwa kenaikan harga bahan baku dan menurunnya daya beli masyarakat menjadi tantangan utama yang dirasakan para pelaku usaha.

Selain pembinaan dan pengarahan, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran paket sembako kepada seluruh penerima manfaat program PEU sebagai bentuk kepedulian dan dukungan berkelanjutan dari Kementerian Agama.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar dan interaktif. Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pendamping, pemerintah, dan penerima manfaat dalam mendorong keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat di Kecamatan Srumbung.(Njb)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar