Srumbung (28/8/2025) –
Upaya mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah
(UMKM) terus dilakukan. Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata Yogyakarta
Kelompok 44 berkolaborasi dengan KUA Srumbung menggelar kegiatan Sosialisasi
Sertifikasi Halal, Edukasi Perhitungan Bisnis Sederhana, dan Go Digital UMKM
pada Kamis (28/8) di Aula Balai Desa Tegalrandu, Srumbung, Magelang.
Kegiatan ini diikuti puluhan pelaku usaha lokal dengan antusias. Selain mendapat penjelasan mengenai pentingnya sertifikasi halal, peserta juga dibekali keterampilan menghitung dasar bisnis serta strategi pemasaran digital yang disampaikan oleh mahasiswa KKN.
Kepala Desa Tegalrandu, Amad
Mudrik, dalam sambutannya menegaskan perlunya pendampingan bagi para pelaku
usaha agar mampu mengakses program sertifikasi halal.
“Masih banyak pelaku usaha di
Desa Tegalrandu yang belum memiliki sertifikat halal. Mereka sebenarnya punya
keinginan, tetapi bingung kemana harus mengurusnya. Kegiatan seperti ini sangat
membantu agar UMKM kita bisa lebih maju,” ujar Mudrik.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Srumbung, M. Najib Aulia Zaman, yang menjadi narasumber menekankan bahwa sertifikasi halal bukan hanya soal aturan, melainkan juga strategi meningkatkan kepercayaan konsumen.
“Program sertifikasi halal kategori
self declare dari pemerintah masih tersedia kuotanya. Pelaku usaha tidak
seharusnya hanya berpikir soal laku atau tidaknya produk, tapi juga soal
jaminan halal yang bisa menambah loyalitas konsumen dan meningkatkan kualitas
layanan,” jelas Najib.
Dengan adanya kegiatan ini,
diharapkan UMKM di Desa Tegalrandu tidak hanya semakin mandiri, tetapi juga
memiliki daya saing lebih tinggi melalui produk yang bersertifikat halal,
pencatatan bisnis yang lebih tertib, serta strategi pemasaran digital yang
efektif.
Kontributor,Editor : M.Najib
Dokumentasi : Mahasiswa KKN Alma Ata YK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar