Srumbung, 9 Juli 2025 — Pemerintah desa Pandanretno menggandeng Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srumbung dalam kegiatan sosialisasi penyuluhan bertajuk “Bahaya Seks Bebas dan Pernikahan Dini bagi Remaja” yang digelar di Balai Desa Pandanretno, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/7) ini diikuti oleh sekitar 40 remaja putra dan putri Desa Pandanretno. Sosialisasi bertujuan memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga pergaulan dan menunda usia pernikahan demi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.
Dalam sambutanya,Kepala Desa Pandanretno,Uwata menyampaikan agar para remaja lebih hati-hati dalam pergaulan.
"Saat ini pergaulan remaja sudah sangat menghawatirkan,hindari pergaulan bebas agar tidak menyesal" pesanya.
Sementara itu,Kepala KUA Srumbung,Mustaqim dalam penyampaian materinya menegaskan bahwa pernikahan dini menyimpan banyak risiko, baik dari segi kesehatan, sosial, maupun hukum.
“Pernikahan dini sangat berisiko, terutama bagi kesehatan ibu dan anak. Selain itu, anak-anak yang menikah terlalu dini cenderung putus sekolah dan hal ini berkontribusi pada tingginya angka stunting di Indonesia,”ujar Mustaqim.
Ia juga menambahkan bahwa pernikahan dini tidak hanya merugikan secara pribadi, tetapi juga melanggar aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
“Negara kita sudah menetapkan batas usia minimal untuk menikah. Ketika seseorang menikah di bawah usia yang ditentukan, itu melanggar hukum dan dapat berdampak pada status hukum pernikahan dan perlindungan anak,” lanjutnya.
Sebagai solusi, Mustaqim mendorong para remaja untuk mengikuti program edukasi pendewasaan usia pernikahan yang saat ini sudah berjalan berupa program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) yang dilaksanakan oleh para penyuluh agama. Program ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih siap secara fisik, mental, dan sosial dalam membina rumah tangga di masa depan.
“Remaja perlu mendapatkan bekal pengetahuan sejak dini agar mereka tidak terjebak dalam pergaulan bebas dan siap menghadapi kehidupan berkeluarga ketika waktunya tiba,jika membutuhkan konsultasi dan pendampingan kami dari KUA Srumbung dengan Penyuluh Agamanya siap mendampingi” pungkasnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta yang antusias mengikuti penyuluhan hingga akhir sesi. Pemerintah Desa Pandanretno berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga diri dan merencanakan masa depan secara bijak.
Kontributor : M.Mujib Gumelar
Editor : M.Najib Aulia Z.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar