SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI,MEDIA INFORMASI DAN PUBLIKASI KUA SRUMBUNG,TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANYA

Selasa, 08 Oktober 2024

KUA SRUMBUNG MENERIMA KUNJUNGAN IRJEN KEMENAG RI

 

Srumbung, (9/10). KUA Kecamatan Srumbung menerima Kunjungan Tim Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama RI, untuk melaksanakan evaluasi pemanfaatan fungsi harta benda wakaf untuk memajukan kesejahteraan masyarakat di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang hari ini (Rabu, 9/10).

Dengan didampingi oleh tim Garazawa Kemenag Kabupaten Magelang, tim irjen Kemenag RI diterima oleh Kepala KUA Srumbung, Mustaqim di ruang kerjanya. Tim Irjen RI yang berjumlah lima orang tersebut juga melakukan pengecekan data khususnya layanan wakaf di KUA Kecamatan Srumbung yang dinilai berhasil mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) E-AIW dalam proses adminisrasi wakaf di KUA.

Sebelumnya KUA Srumbung tercatat sebagai KUA terbaik dalam hal implementasi e-AIW dan mendapatkan penghargaan dari Kemenag Kabupaten Magelang.

(Baca : https://magelang.kemenag.go.id/kua-srumbung-dan-kua-grabag-terbaik-implementasi-e-aiw/).

Pada kesempatan tersebut, Aceng Abdul Azis dari Irjen Kemenag RI memberikan arahan agar pentingnya menjaga eksistensi dan pemanfaatan tanah wakaf agar lebih produktif.

“Jangan sampai ada tanah wakaf yang tidak dimanfaatkan karena selain merugikan pihak wakif juga masyarakat tidak bisa merasakan kemanfaatanya” ujarnya.

Aceng mengapresiasi atas optimalisasi pemanfaatan aplikasi SIWAK sehingga masyarakat bisa terlayani dengan cepat dan efektif.  Meski demikian, Aceng menekankan agar layanan wakaf lebih ditingkatkan lagi.

“Berperilaku baik, sopan, bekerja sesuai aturan, memberi layanan dengan ikhlas, sehingga apa yang kita upayakan tidak hanya memberikan kepuasan kepada masyarakat, tetapi juga bernilai ibadah,” pungkasnya

Selanjutnya, kepala KUA Srumbung Mustaqim, menyampaikan laporanya bahwa pada tahun ini ada penuruan jumlah  penerbitan AIW dan APAIW selain karena kurangnya pendaftar juga tidak adanya lagi program lintas sektoral yang bekerja sama dengan Kantor Pertanahan Kab. Magelang dalam hal sertifikasi tanah wakaf.

“Kita kemarin memang gencar melakukan sosialisasi dan jemput bola dalam pelayanan wakaf, karena dengan adanya program lintas sektoral ini masyarakat yang akan mengurus wakaf sama sekali tidak dikenakan biaya karena sudah dibiayai oleh pemerintah, sehingga antusiasme masyarakat sangat tinggi” ujar Mustaqim.

Berdasarkan data di aplikasi Siwak, KUA Srumbung tercatat telah memproses setidaknya 32 Akta Ikrar Wakaf dalam dua tahun terakhir ini.

Selain itu, Mustaqim juga berharap dengan adanya kedatangan Irjen ini, dapat memberikan masukan berupa kritik atau saran yang membangun demi kamajuan Kementerian Agama khususnya KUA Kecamatan Srumbung kedepannya. (Njb)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar