(Srumbung, 22/1/24) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Magelang meluncurkan program usaha Z-Tea untuk memberdayakan mustahik yang berada di wilayah Magelang, sebagai upaya mengangkat perekonomian dan memberi kesejahteraan mustahik melalui dana zakat, infak, dan sedekah.
Z-Tea merupakan salah satu program pemberdayaan BAZNAS melalui dana zakat, infak, dan sedekah, demi mengangkat perekonomian masyarakat rentan agar bisa hidup sejahtera, dengan mengusung pemberdayaan di bidang kuliner dengan konsep usaha waralaba minuman The kekinian yang berkelanjutan dengan pangsa pasar yang luas.
Kepala KUA Srumbung, Mustaqim, mengapresiasi program Z-Tea yang menurutnya langkah tepat BAZNAS untuk membantu kesejahteraan umat. Menurutnya, ini merupakan bagian dari zakat produktif yang akan berujung pada peningkatan ekonomi masyarakat miskin.
"BAZNAS akan menjadi bagian penguatan ekonomi mikro, ini akan jadi bagian dari penguatan ketahanan dan bantalan ekonomi masyarakat. Inilah bagian dari zakat produktif. Semakin banyak program zakat produktif yang dipublikasikan, maka makin banyak orang yang mengetahui apa yang sedang dilakukan BAZNAS selama ini," ucap Mustaqim dalam serah terima bantuan Z-Tea.
Penguatan ekonomi pelaku usaha mikro diyakini akan memberikan dampak positif dan berarti bagi masyakat rentan.
"Saya selaku pendamping usaha Mustahiq Produktif di wilayah Srumbung ini berharap agar usaha Z-Tea ini bisa mengangkat ekonomi penerima bantuan dan mereka bisa mengembangkan usahanya sehingga harapanya mereka yang semula menjadi mustahiq beralih status menjadi muzakki”. Ujar Najib selaku Penyuluh Agama Islam Srumbung.
Dalam program bantuan usaha Z-Tea, BAZNAS tak hanya memberi bantuan modal usaha, namun juga bantuan modal serta peralatan yang dibutuhkan termasuk gerobak usaha yang telah dilabeli nama Z-Tea serta membentuk ekosistem pengelolaan usaha agar semakin optimal. Salah satunya dengan membentuk kelompok pengelola usaha sebagai distributor bahan baku Z-Tea, yang juga dimiliki kelompok mustahik.
Saat ini penerima bantuan Baznas untuk Mustahiq Produktif di Kecamatan Srumbung ada tiga orang yang siap menjalankan usahanya setelah mengikuti pelatihan selama satu hari.
Diharapkan melalui ekosistem dengan skema usaha ini dapat memaksimalkan pendapatan mustahik demi mencapai kesejahteraan.(Njb)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar